Meskipun hari pahlawan sudah lewat semangatnya sampai saat ini belum pudar,terutama bagi warga Surabaya.Surabaya yang dijuluki kota Pahlawan tentunya memiliki arti sendiri tentang hari pahlawan ini.Seorang plokamator menyampiaan pesan "Bangsa yang besar pasti tidak akan melupakan jasa pahlawan-pahlawannya".Makna dari kalimat tersebut sangat "mengena"dalam hati arek-arek Suroboyo.
Buka kembali sejarah Surabaya ,dimana arek-arek Suroboyo menyerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk merebut kebali Surabaya dari tangan penjajah.Masih ingat insiden di Hotel Yamato dengan semangat yang berkobar dan kegigihan arek-arek Suroboyo naik ke atap gedung dan merobek bendera warna biru ,mengganti bendera Belanda sehingga menjadi bendera negara kita "Indonesia"merah putih.Patut kita acungi jempol pada keberanian arek-arek Suroboyo pada kala itu.Salah satu insiden yang juga melekat di benak kita adalan insiden di Jemnatan Merah yang pada saat itu terjadi pertempuram yang mengakibatkan terbunuhnya A.W.S. Mallaby sebagai salah satu pemimpin perang Belanda.Sungguh hebat perjuangan mereka.Tidaklah lupa dengan pahlawan "Bung Tomo"yang mengobarkan semangat arek-arek Suroboyo pada saat pertempuran 10 November.Itu tadi sekelumit insiden-insiden yang terjadi di Surabaya.
Hari pahlawan kali ini tentunya diperingati denga upacara bendera untuk mengenang jasa-jasa pahlawan-pahlawan kita.Pemerintah kota Surabaya mengadakan Parade Surabaya Juang yang di dalamnya banyak acara-acra yang nengingatkan kita denga peristiwa heroik arek-arek Suroboyo.Juga terdapat pawai jeep kuno dan lain sebagainya.
Harapan mengenai Surabaya semoga semakin bersih dan hijau sehingga menjadi kota yang nyaman untuk dikunjungi.Dan tentunya sungai-sungai di Surabaya tidak dibiarkan kotor begitu saja mungkin untuk pariwisata.Dan pengangguran di kota Surabaya menghilang.Semoga harapan tersebut tercapai.
Jumat, 13 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar